Mediaakurat.org, Penajam,— Masa pemerintahan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor telah mendekati satu tahun. Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah penyegaran atau mutasi pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten PPU.
Hal ini diungkapkan oleh Rusdi selaku Ketua LSM Komite Peduli Lingkungan Sosial (KP LISOS) disebuah kesempatan, ia menyebut, bahwa Kondisi tersebut menimbulkan sorotan publik, mengingat sebagian besar struktur OPD saat ini masih merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya.
Menurut Rusdi, masyarakat menilai bahwa beberapa OPD tampak lamban dalam menjalankan program kerja sehingga menurut dia tidak memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah. Karenanya publik berharap Bupati Mudyat Noor segera melakukan penyegaran agar akselerasi program pembangunan yang dijalankan pemerintahan dapat terwujud.
Tak jauh berbeda apa yang sampaikan oleh Ketua LSM Guntur, Kasim Assegaf, ia menambahkan bahwa penyegaran pejabat merupakan langkah penting untuk menopang kelancaran program pembangunan serta membantu mewujudkan janji politik Bupati kepada masyarakat.
Menurutnya, kendati mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan kewenangan penuh Bupati, namun pelaksanaannya harus mempertimbangkan kompetensi serta loyalitas terhadap pimpinan agar tercipta keharmonisan kerja dan pelayanan publik yang lebih baik.
Secara tegas Kasim Assegaf menggaris bawahi, dikatakannya walaupun masyarakat memahami bahwa keterlambatan penyegaran OPD adalah dipengaruhi faktor teknis, khususnya terkait anggaran yang saat ini masih menggunakan produk pemerintahan sebelumnya.
Dalam analisa Kasim, jika akselerasi laju pembangunan telah berjalan baik maka dapat dipastikan mulai tahun 2026 program-program prioritas Bupati Mudyat Noor sudah dapat dijalankan secara maksimal, karena ujar dia penyusunan anggaran sudah berada di bawah kendali penuh Bupati.Redaksi















