HUT Desa Girimukti Sejatinya Miliki Potensi Besar Sebagai Refleksi, Melihat Sejauh Mana Pembangunan Telah Berjalan

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, Girimukti,- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Desa Girimukti menjadi momentum refleksi perjalanan panjang desa sekaligus penegasan arah pembangunan ke depan. Kepala Desa Girimukti, Hendro Jatmiko Sormin, menjelaskan hari jadi desa bukan sekadar seremoni, tetapi ruang evaluasi dan perencanaan strategis.

Peringatan HUT ke-44 Desa Girimukti digelar sejak 31 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Beragam kegiatan budaya, keagamaan, dan hiburan rakyat diselenggarakan secara gotong royong, mulai dari pentas seni, karnaval budaya, pergelaran kuda lumping, pasar rakyat dan UMKM, doa bersama, hingga tabligh akbar.

Dalam sambutannya, Hendro mengulas sejarah Desa Girimukti yang bermula dari kawasan transmigrasi pada tahun 1954, kemudian ditetapkan sebagai desa definitif pada 1982. Seiring waktu, Girimukti berkembang hingga menjadi salah satu desa mandiri di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Peringatan hari jadi sejatinya memiliki potensi besar sebagai ruang refleksi, untuk melihat sejauh mana pembangunan telah berjalan sekaligus merancang langkah strategis ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kemajuan Desa Girimukti tidak terlepas dari peran serta seluruh warga. Oleh karena itu, peringatan HUT ke-44 digelar atas dorongan masyarakat dengan konsep gotong royong.

Tema “Gerak Bersama Membangun Desa Girimukti Taat, Adaptif, Unggul dan Humanis” menjadi pijakan nilai pembangunan desa. Hendro menjelaskan, taat berarti patuh kepada Tuhan dan pemerintah, adaptif adalah kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan, unggul berarti mampu mengembangkan potensi, dan humanis adalah sikap saling memanusiakan sesama.

“Semua ini bertujuan untuk mewujudkan Desa Girimukti yang cerdas, sehat, inovatif, dan berkemajuan dengan tuntunan keimanan serta berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan HUT desa yang melibatkan seluruh elemen masyarakat menjadi bukti kuat bahwa Girimukti memiliki modal sosial yang besar. Hendro berharap nilai kebersamaan dan budaya gotong royong terus dijaga sebagai fondasi pembangunan desa ke depan.

Kemeriahan peringatan HUT ke-44 juga ditandai dengan seremoni pemotongan tumpeng yang disajikan untuk seluruh warga. Puluhan tumpeng hasil partisipasi lembaga dan masyarakat dibagikan sebagai simbol rasa syukur dan persatuan, yang menurut Hendro mencerminkan kuatnya ikatan sosial warga Girimukti.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang terbangun selama peringatan HUT desa dapat terus dijaga dan diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung program pembangunan desa ke depan.

“Gotong royong inilah kekuatan kita. Selama warga bersatu dan bergerak bersama, saya yakin Desa Girimukti akan terus tumbuh menjadi desa yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya.REDAKSI