
Mediaakurat.org, Balikpapan,- Saat ini Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) Kaltim tengah menjalankan dua program strategis utama, yakni pembentukan Koperasi FPPI dan penguatan kedaulatan pangan.
Hal ini disampaikan Ketua DPD FPPI Kalimantan Timur, Wahyudi, pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 FPPI yang digelar di Kebun Binjai, Kelurahan Teritip, Balikpapan, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, koperasi menjadi instrumen penting untuk menghidupkan kembali semangat gotongroyong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Pimpinan FPPI Kaltim tersebut menegaskan komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
“Melalui koperasi, kami ingin mempersatukan kembali budaya gotongroyong. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang persatuan dan kebersamaan,” ujar Wahyudi.
Lebih lanjut Wahyudi memaparkan, bahwa dalam mendukung kedaulatan pangan, FPPI Kaltim telah mengelola sekitar 30 hektare lahan produktif yang dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan peternakan.
Sejumlah komoditas pangan strategis telah dikembangkan, antara lain jeruk madu, bayam, cabai, serta peternakan ayam kampung dan ayam petelur dan berbagai komoditas lainnya.
Wahyudi meyakinkan bahwa ketahanan pangan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat.
“Kalau kita mau sehat, ketahanan pangan harus diperkuat, tanpa perhatian terhadap ketersediaan pangan, maka tidak mungkin masyarakat bisa hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Ke depan, FPPI Kaltim berencana pula untuk terus memperluas pengelolaan lahan produktif melalui skema koperasi. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi anggota dan masyarakat sekitar.
Selain itu, FPPI Kaltim juga mendorong pembentukan koperasi FPPI di setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, bahkan menargetkan program ini dapat dikembangkan secara nasional.
Dikatakannya, bukan hanya di Kaltim, ia bahkan berharap program koperasi dan kedaulatan pangan ini bisa diperluas dan menjadi gerakan nasional.
“Peringatan HUT ke-4 FPPI tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran FPPI dalam mendukung pembangunan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan di daerah,” pungkas Wahyudi.Redaksi















