Mediaakurat.org, PENAJAM,— Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan berkualitas melalui Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Data Statistik Sektoral Tahun 2025 dengan agenda verifikasi dan validasi data statistik sektoral daerah.
Kegiatan ini dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Ainie, di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Rabu (11/02/2026).
FGD tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Dalam sambutannya, Ainie menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyelaraskan serta meningkatkan kualitas data statistik sektoral agar memenuhi prinsip standar data, metadata, memiliki kode referensi, serta dapat diakses dan dibagipakaikan antarinstansi.
Hal ini dinilai penting sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Menurutnya, data statistik sektoral memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan dan program pembangunan, baik jangka pendek maupun jangka menengah.
Terlebih, PPU memiliki peran penting dalam dinamika pembangunan regional dan nasional sehingga membutuhkan dukungan data yang presisi dan andal.
“Melalui forum ini, kita tidak hanya menyelaraskan angka, tetapi juga membangun kesepahaman antar perangkat daerah, instansi vertikal, serta badan usaha sebagai produsen data, agar data yang dihasilkan tidak tumpang tindih dan benar-benar mencerminkan kondisi riil di PPU,” ujar Ainie.
FGD ini juga menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi. Verifikasi memastikan kesesuaian data dengan sumber dan metodologi, sedangkan validasi menjamin konsistensi serta logika data agar dapat digunakan optimal dalam pengambilan keputusan.
Ainie menambahkan, penyelenggaraan statistik sektoral bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh produsen data sejak tahap perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga diseminasi.
Ia berharap FGD ini menjadi ruang diskusi yang konstruktif, terbuka, dan kolaboratif untuk menghasilkan data statistik sektoral yang berkualitas. Ainie juga mengharapkan dukungan dan pendampingan berkelanjutan dari BPS, terutama dalam penguatan kapasitas SDM pengelola data serta penerapan standar statistik di perangkat daerah.
Pemkab PPU menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten PPU, perangkat daerah, instansi vertikal, dan badan usaha yang telah berkontribusi aktif dalam penyediaan data statistik sektoral.
“Diharapkan, FGD ini menghasilkan kesepakatan data yang berkualitas dan mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia di Kabupaten PPU,” tutupnya.
Turut hadir Kepala BPS Kabupaten PPU Suko Haryono serta Kepala Bidang Sumber Daya TIK dan Statistik Diskominfo PPU Fitriani.Is/hms















