Bupati PPU Serahkan 21 Rumah Relokasi Korban Kebakaran Pasar ITCI Saat Safari Jumat di Maridan

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, Sepaku,– Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor secara simbolis menyerahkan 21 unit rumah relokasi bagi warga terdampak kebakaran Pasar ITCI Kilometer 5, Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku yang terjadi pada November 2022 lalu.

Penyerahan kunci rumah dilakukan di sela kegiatan Safari Jumat Pemerintah Kabupaten PPU yang digelar di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Maridan, Jumat (12/6/2026).

Dalam sambutannya, Mudyat Noor mengatakan bahwa penyelesaian program relokasi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, berbagai program pembangunan yang telah direncanakan harus dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dan tetap mengedepankan asas keadilan bagi seluruh masyarakat.

“Harapan masyarakat tentu menjadi perhatian pemerintah. Namun kita juga harus bijaksana dalam menyikapi berbagai kondisi dan kemampuan daerah. Yang terpenting, persoalan yang sudah ada jangan sampai menimbulkan masalah baru,” kata Mudyat Noor di hadapan warga.

Mudyat menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan, termasuk penyediaan hunian yang layak bagi warga terdampak bencana.

Seperti  diketahui, Proyek relokasi tersebut berlokasi di RT 6 Jalan Mariko (Maridan-Riko) dan dikerjakan oleh CV Rafa Jaya Mandiri dengan pengawasan CV Borneo Raung Desain. Sebanyak 21 unit rumah dibangun lengkap dengan fasilitas sanitasi berupa septic tank biogas untuk mendukung kualitas lingkungan permukiman baru.

Kebakaran yang melanda Pasar Maridan pada November 2022 menghanguskan puluhan kios serta rumah warga yang berada di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT ITCI Kartika Utama.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten PPU memprogramkan relokasi warga dan pasar ke lokasi baru yang lebih aman di wilayah Kelurahan Maridan.

Pembangunan rumah relokasi tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten PPU Tahun 2025 sebesar Rp6.962.590.000 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak pada 25 Juni 2025.

Sementara itu pada kesempatan dialog bersama warga, Mudyat Noor juga menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan di Kecamatan Sepaku, termasuk penataan wilayah pasca hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan hingga rencana penataan wilayah dan pemekaran kecamatan guna meningkatkan pelayanan publik.

“Ke depan kita akan terus melakukan penataan wilayah secara bertahap sesuai regulasi yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

Sejumlah keluhan dan harapan masyarakat juga disampaikan masyarakat di sela-sela kegiatan dialog tersebut Kepada Bupati PPU dan jajarannya.

Selain menyerahkan secara simbolis kunci rumah relokasi korban kebakaran, Bupati Mudyat Noor juga menyerahkan bantuan hibah ke Mesjid Annur dan Mesjid At Takwa, penyerahan kotak infak dari bank Kaltimtara syariah ke beberapa mesjid di kecamatan Sepaku dan penyeran paket sembako dari BAZNAS PPU.

Hadir dalam kegiatan Safari Jumat ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar para asisten, staf ahli Bupati dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan sekretariat Kabupaten PPU.Is/hms.