Mediaakurat.org, Penajam,- Pengelolaan anggaran desa tidak hanya dituntut tepat sasaran, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung keberlanjutan pembangunan.
Kepala Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) Hendro Jatmiko Sormin mengungkapkan hal ini pada sebuah kesempatan,”karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU terus memperkuat pembinaan melalui monitoring dan evaluasi secara langsung ke desa,” ujar Kades Hendro .
Menurut Hendro upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi program pembangunan desa di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam,Kabupaten PPU belum lama ini.
Kegiatan ini terang dia merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan pemerintah daerah terhadap pengelolaan dan pemanfaatan anggaran desa. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan program, capaian kegiatan, serta kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Kepala Desa Hendro Jatmiko Sormin menggambarkan monitoring dan evaluasi menjadi langkah penting untuk memastikan program yang dilaksanakan pemerintah desa berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Monitoring ini bukan semata-mata untuk melihat hasil kegiatan, tetapi juga bagian dari pembinaan. Kami ingin mengetahui progresnya, apakah pelaksanaan sudah sesuai dengan perencanaan dan bagaimana pemanfaatan anggarannya,” kata Hendro.
Dalam kegiatan tersebut, DPMD PPU bersama unsur terkait turut mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program pembangunan desa. Unsur yang terlibat di antaranya DPRD, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Bagian Hukum.
Menurut Hendro Jatmiko, keterlibatan sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait penting untuk memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif terhadap pelaksanaan program di tingkat desa.
“Kalau ditemukan kendala, tentu akan menjadi bahan evaluasi bersama. Yang paling penting bagaimana persoalan tersebut bisa segera ditindaklanjuti sehingga tidak menghambat pelaksanaan pembangunan desa,” ujarnya.
Kades Hendro menambahkan, hasil monitoring nantinya akan menjadi bahan dalam penyusunan rekomendasi dan tindak lanjut. Dengan demikian, evaluasi tidak berhenti pada pemeriksaan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi dasar untuk memperbaiki tata kelola pembangunan desa ke depan.
Di momen terpisah Kepala DPMD PPU Tita Deritayati sempat menyatakan bahwa pihaknya mendorong pemerintah desa agar terus meningkatkan ketelitian dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.
“Harapan kita, melalui pembinaan seperti ini pemerintah desa semakin memahami tata kelola anggaran yang baik, sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata,” harapnya.
“Monitoring di Desa Tengin Baru dan Desa Bukit Raya merupakan kegiatan yang paralel dengan Desa Girimukti, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan desa di Kabupaten PPU berjalan secara efektif, tertib, dan akuntabel, sejalan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” tutupnya.Rusdi












