Mediaakurat.org, PENAJAM,– Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Ainie menghadiri Apel Siaga Bulan Ramadan yang digelar di halaman Polres PPU, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda PPU, Ketua MUI PPU, Ketua FKUB PPU, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Apel gelar pasukan ini menjadi wujud kesiapan dan komitmen bersama dalam menjamin situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci Ramadan di wilayah Kabupaten PPU.
Usai kegiatan, Ainie mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU mendukung penuh langkah-langkah pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian bersama unsur terkait demi menciptakan suasana Ramadan yang damai dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Pemkab PPU siap bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan. Momentum ini bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ainie.
Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk turut berperan aktif dalam mendukung terciptanya ketertiban di lingkungan masing-masing, termasuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Mari kita jaga suasana yang harmonis, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, dalam arahannya menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dan preventif dalam pelaksanaan tugas pengamanan.
“Kedepankan pendekatan persuasif dan preventif dalam setiap pelaksanaan tugas. Tingkatkan patroli pada jam-jam ramai dan rawan, khususnya menjelang sahur dan berbuka puasa. Antisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, tawuran, serta perbuatan ilegal dan tindak pidana kriminalitas lainnya agar tidak menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dikendalikan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan.
“Kita harus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten PPU. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati antarumat beragama, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Mari jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Melalui apel siaga ini, diharapkan pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan di Kabupaten PPU dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh khidmat.Is/hms














