Mediaakurat.org, Girimukti,- Rangkaian HUT Desa Girimukti salah satunya iring-iringan Karnaval Budaya dimulai, menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Desa Girimukti disaat sore pada hari itu mulai dipenuhi warna ketika satu per satu peserta karnaval melangkah dari halaman SMA Negeri 5 Penajam Paser Utara (PPU). Pada 15.30 Wita,.
Tampilan sejumlah varian Busana adat dari berbagai daerah nusantara meramaikan karnaval, properti budaya, hingga atraksi seni hasil kreativitas warga tampil memikat sepanjang rute menuju Lapangan Kidulan Strat 1 Desa Girimukti. Warga yang memadati sisi jalan tampak antusias menyaksikan setiap penampilan, sembari suara aplus warga mengapresiasi penampilan peserta karnaval. Bahkan ramai mengabadikan momen dengan ponsel mereka masing masing.
Karnaval budaya ini tidak sekadar hiburan. Di balik kemeriahannya, tersimpan pesan kuat tentang pelestarian budaya nusantara dan penguatan kebersamaan warga. Seluruh peserta merupakan warga Desa Girimukti, status mereka bervariasi mulai pelajar hingga warga biasa, baik yang tampil berkelompok maupun secara individu, dengan latar belakang sekolah, organisasi, lembaga desa, hingga masyarakat umum.
Sedikitnya ada 26 kelompok dan 29 peserta individu ambil bagian dalam karnaval budaya tersebut. Ragam kostum dan konsep yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus kreativitas warga dalam mengemas nilai-nilai tradisi agar tetap hidup, relevan dan lestari.
Ketua Panitia HUT ke-44 Desa Girimukti, Suhardi, menyebut bahwa karnaval budaya digelar sebagai ruang ekspresi sekaligus sarana edukasi budaya bagi masyarakat secara luas.
“Melalui karnaval budaya ini, kami ingin melestarikan budaya nusantara sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sendiri, khususnya bagi generasi muda di Desa Girimukti sebagai simbol kebhinneka tungga ikaan bangsa,” ujar Suhardi.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan tim juri gabungan yang terdiri dari dua orang perwakilan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten PPU dan seorang dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU. Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, kekompakan, serta pesan budaya yang disampaikan peserta.
Karnaval budaya ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-44 Desa Girimukti yang berlangsung selama enam hari, dimulai 31 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Selama perayaan, berbagai kegiatan digelar secara bertahap dan terbuka untuk masyarakat, mulai dari pentas seni dan budaya, hiburan rakyat, pasar UMKM, doa bersama, hingga gelaran tablig akbar sebagai kegiatan keagamaan.
Antusiasme warga terlihat konsisten sejak hari pertama hingga puncak acara (closing Ceremony). Ribuan warga terlibat, baik sebagai peserta maupun penonton, menciptakan suasana perayaan yang hidup dan penuh keceriaan dan kebersamaan.
Desa Girimukti tidak hanya merayakan perjalanan waktu, tetapi juga menegaskan identitasnya sebagai desa yang menjunjung nilai budaya, gotong royong, dan partisipasi masyarakat. Karnaval budaya pun menjadi simbol semangat dan warna-warni budaya yang dirawat bersama, dari desa, oleh desa, dan untuk warga desa.
Tingginya partisipasi warga tambah Suhardi menjadi kekuatan utama Desa Girimukti dalam menjaga tradisi dan membangun kebersamaan.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama Desa Girimukti,” ujarnya.(Redaksi)















