LSM Sesalkan Layanan RSUD PPU Dinilai Kurang Optimal

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, Penajam,- Derita Seorang Pimpinan Sebuah LSM mengalami Ketidak stabilan organ tubuh, satu waktu nafasnya terasa berat, ia mengenali gejala ini adalah gejala ketidak satabilan jantungnya.

Pimpinan LSM tersebut sebut saja Kasim Assegaf, tiba tiba saja ia mengeluh apa yang sedang dideritanya, Kasim Assegap yang menderita gangguan jantung ia merasakan perih dan napasnya terengah engah saat menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung  Nipah-nipah.

Saat ia berada di RSUD untuk mendapatkan pelayanan medis, apa yang ia rasakan, ia menuding pihak RSUD dan sikap pekerja di RSUD dan system pelayanan di RSUD Ratu Aji Putri Botung Nipah-nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara terkesan kurang optimal. Pernyataan ini ia ungkap pada 26/1/2026.

Terkait hal itu, ia sudah melakukan imbauan kepada para perawat yang bertugas di sana untuk memperbaiki sikap mereka dalam melayani masyarakat yang datang untuk periksa keluhan, karena, ” ini menyangkut penyelamatan nyawa, menurut saya antara hipotesis dan pelayanan tidak konek, saya disuruh tebus obat, padahal obat saya terkait keluhan yang kuderita masih ada, saya ke rumah sakit lantaran jantungku terasa ada masalah,” keluh Kasim.

Menurutnya, system pelayanan harus ada kerjasamanya, kata dia tidak bagus antar unit pelayanan seperti Poli jantung, begitu juga dengan dirinya yang telah berada di ruang tunggu dengan nomor urut 90 menjadi terabaikan,” lantaran saya hanya keluar sebentar ada yang mau ditemui dan saya masuk lagi sudah antrean nomor  101, dan ketika saya tanyakan kepada pelayanan malah dikatakan dokternya sudah pulang,” keluhnya lagi.

Namun ia melihat jam masih menunjukkan pukul 11.40, sontak saja ia mempertanyakan kenapa dokter spesialis jantung cepat sekali pulang,” dengan kondisi tersebut saya menyatakan kurang puas, maka dari itu saya terus menuju ruang Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung yaitu Dr H Lucas, rupanya Direktur saat itu sedang Dinas luar, dan saya menanyakan lagi kepada dokter Alex, kok cepat betul dokter jantung pulang, rupanya Dokter Poli Jantung sedang keluar menghadiri acara Undangan di Gunung Intan, Kecamatan  Babulu,” cerita dia.

Setelah dihubungi lewat telepon seluler, Dr Alex menghubungi admin poli jantung, disana Kasim diarahkan untuk segera ke ruangan poli jantung sambil menunggu Dokter spsialis jantung dr. Faizin. Sp.JP yang sedang dalam perjalan pulang dari acara undangan di Gunung Intan, Kecamatan Babulu, beruntung kurang dari satu jam dr. Faizin tiba diruangan tepat pada pukul 13.00.

Terkait hal ini Kasim Assegap selaku pasien meminta kebijakan kepada dr. Faizin. Sp.JP  agar dirinya dirujuk ke RSUD Dr Kanujoso Jatiwibowo saja di Kota Balikpapan agar dekat jika dirinya sewaktu waktu periksa masalah jantung.

Berkaitan dengan kurang optimalnya serta pelayanan yang dinilai buruk ini, Rusdi Ketua LSM KP LISOS dengan tegas, turut angkat bicara, seharusnya dr. Lukas yang posisinya sebagai Direktur RSUD PPU adalah yang paling bertanggung jawab tentang tata kelola manajemen tiap unit pelayanan medis RSUD PPU, ia mengharapkan agar pelayanan di rumah sakit tersebut akan ada evaluasi dan perbaikan system dari waktu ke waktu.

“ Kinerja antar unit unit pelayanan medis RSUD PPU harusnya di benahi agar lebih profesional sehingga bisa menghapus stigma negativ masyarakat, kalau RSUD PPU adalah rumah sakit spesial, rumah sakit rujukan apalagi tenaga dokter spesialis sudah banyak dari berbagai keahlian medis masing masing, Namun terkesan RSUD PPU tidak mau repot menangani pasien” tukasnya.Redaksi