Masjid Al Ikhlas Perumda Kirim 5 Utusan Ikuti Bedah Manajemen Masjid, Ketua DMI Jombang Gus Didin : Masjid Pusat Peradaban Islam.

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, JOMBANG,- Dalam upaya mengoptimalkan tata kelola serta memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat syiar umat, Masjid As-Shiddiq Kepanjen, Kabupaten Jombang, menggelar acara Bedah Manajemen Kemakmuran Masjid. Kegiatan penting ini dilangsungkan Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Masjid As-Shiddiq Kepanjen, Jombang.

​Acara yang dihadiri oleh para pengurus takmir, tokoh masyarakat, dan jamaah ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan masjid agar bertransformasi secara modern, mandiri, dan berdampak luas bagi masyarakat.

​Dalam pemaparan materi pelatihan, ditekankan bahwa tata kelola kemakmuran masjid mengacu pada sistem manajemen profesional oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau Badan Kesejahteraan Masjid (BKM). Tujuannya adalah menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat peradaban, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat.

​Berdasarkan standar pembinaan manajemen masjid—seperti Keputusan Dirjen Bimas Islam dan prinsip tata kelola modern—pengelolaan masjid difokuskan pada tiga pilar utama dan prinsip pendukung berikut:

​Idarah (Manajemen & Administrasi) : Penataan struktur organisasi DKM, perencanaan program kerja, pengadministrasian, serta pengelolaan keuangan dan aset masjid yang transparan serta akuntabel.

​Imarah (Kegiatan Memakmurkan) : Menghidupkan aktivitas ibadah (salat berjamaah), majelis taklim, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kajian ilmiah, peringatan hari besar Islam, serta pelayanan sosial seperti santunan yatim dan fakir miskin.

​Ri’ayah (Pemeliharaan & Fasilitas): Menjaga kebersihan, keindahan, kenyamanan, keamanan, serta perawatan fisik bangunan dan fasilitas masjid, termasuk aksesibilitas dan teknologi.

​Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini diawali dengan sesi registrasi peserta, pembukaan, serta pembacaan tahlil bersama.

​Memasuki pukul 08.00 WIB, acara dilanjutkan dengan sambutan resmi dari Ketua Takmir Masjid As-Shiddiq Kepanjen yang mengapresiasi antusiasme para peserta serta pentingnya tata kelola masjid yang terstruktur.

​Acara inti kemudian bergulir pada pukul 08.15 WIB, diawali dengan sambutan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jombang Ustad H Didin A Sholahuddin, SE.

Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi pelatihan mendalam mengenai strategi manajemen masjid modern yang disampaikan oleh Ketua DMI Kabupaten Jombang Ustad Didin atau Gus Didin.

​Melalui materi komprehensif ini, para peserta mendapatkan panduan nyata dalam mengelola idarah, imarah, dan ri’ayah masjid secara seimbang. “Kami berharap, kegiatan bedah manajemen kemakmuran masjid ini dapat menjadi momentum kebangkitan bersama dalam memajukan dakwah Islam dan mensejahterakan jamaah dari akar rumput di Jombang,” ujar Gus Didin.

Sementara itu, peserta yang hadir sekitar 70 orang perwakilan dari masjid dan musalah, termasuk dari Takmir Masjid Al-Ikhlas Perumda Desa Candimulyo mengirim 5 orang yakni Ustad Nasrul R, Ust H Hasan, Ustad Purnomo, Ustad Ahmad Muslim Al Karim dan Anton.

“Kegiatan pelatihan manajemen masjid ini sangat bagus untuk menambah khasanah dan literasi tentang bagaimana manajemen masjid itu bisa maju dan berkembang untuk kepentingan peradaban Islam.

Masjid bukan hanya pusat ibadah ritual semata, seperti sholat, melainkan lebih dari itu sebagai sarana dakwah, misalnya kegiatan pengajian, kajian ilmu agama, peringatan hari-hari besar Islam, pengembangan pendidikan Alquran dan menumbuhkan ekonomi umat,” tutur Wakil Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Perumda Ustad Nasrul memberikan apresiasinya.

Karena itu, tugas pengurus masjid, imbuhnya, bagaimana masjid itu aman, nyaman, sejuk dan damai bagi para jamaahnya agar terasa betah berlama-lama di masjid. “Jika masjidnya bersih, fasilitasnya lengkap, aman dan nyaman tentu jamaahnya rajin datang ke masjid,” tutup Nasrul.Agus Pamuji