Staf Ahli Bupati PPU Hadiri Pentahbisan Gereja Bukit Sion Gersik, Perkuat Pesan Kerukunan.

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, PENAJAM,– Staf Ahli Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, menghadiri peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSDI) Jemaat Bukit Sion di Desa Gersik, Kecamatan Penajam, Rabu (14/10/2026).

Kehadiran Margono yang mewakili Bupati PPU menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan keagamaan sekaligus upaya memperkuat kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengalungan bunga dan tarian penyambutan yang dibawakan dengan mengenakan pakaian adat Dayak dan Toraja. Nuansa keberagaman budaya tersebut turut mewarnai prosesi peresmian gedung gereja.

Peresmian dilanjutkan dengan pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti oleh Margono Hadi Sutanto bersama Pendeta Edi Zakaria selaku perwakilan Badan Pekerja Sinode (BPS).

Prosesi kemudian ditandai dengan pemotongan pita bersama sejumlah perwakilan, termasuk senator Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya, Margono menyampaikan ucapan selamat kepada jemaat atas peresmian dan pentahbisan gedung gereja tersebut.

 Ia berharap keberadaan rumah ibadah itu tidak hanya menjadi tempat menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

“Saya berharap kehadiran GPSDI Jemaat Bukit Sion Gersik dapat semakin memperkuat kehidupan rohani jemaat, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Margono menegaskan, lembaga keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Selain menjadi tempat pembinaan spiritual, gereja diharapkan turut berkontribusi dalam memelihara toleransi, mempererat hubungan sosial, serta menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pemerintah berharap lembaga keagamaan dapat terus berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta menjaga persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Usai pemotongan pita, para jemaat memasuki gedung gereja bersama-sama. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian suvenir kepada tamu undangan dan foto bersama.

Peresmian dan pentahbisan GPSDI Jemaat Bukit Sion Gersik diharapkan menjadi momentum bagi jemaat untuk semakin memperkuat kehidupan rohani sekaligus memperluas kontribusi dalam kehidupan sosial.

Pemerintah Kabupaten PPU juga berharap semangat toleransi dan kerukunan terus terpelihara sebagai bagian penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat di daerah tersebut.Karjani