Mediaakurat.org, PENAJAM,– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar, secara resmi melaunching Ling Tien Kung Sasana Bumi Taka Sehat Penajam Paser Utara, Minggu (11/10/2026).
Dalam sambutannya, Tohar mengapresiasi kehadiran koordinator otonom Ling Tien Kung Kalimantan Timur, jajaran pengurus, para instruktur, serta masyarakat yang turut mendukung perkembangan kegiatan senam tersebut di Kabupaten PPU.
Menurutnya, Ling Tien Kung menjadi salah satu alternatif aktivitas olahraga yang dapat dilakukan masyarakat secara rutin untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Ia berharap keberadaan Sasana Bumi Taka Sehat dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan.
“Bagaimana kita memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Dalam konteks ini, saya mengajak seluruh peserta yang sudah mengikuti Ling Tien Kung untuk membagikan pengalaman dan manfaat yang dirasakan kepada teman, keluarga, saudara, maupun tetangga,” kata Tohar.
Ia menilai, pengalaman langsung dari peserta yang telah merasakan manfaat kegiatan akan lebih efektif dalam mengajak masyarakat lain untuk bergabung dibandingkan hanya melalui penyebaran pamflet.
Karena itu, Tohar berharap para peserta dapat menjadi bagian dari upaya memperluas keanggotaan Ling Tien Kung di PPU, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik secara teratur.
Tohar juga mengungkapkan, kegiatan senam Ling Tien Kung di PPU telah dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Jumat dan Minggu. Konsistensi tersebut diharapkan terus terjaga agar masyarakat memiliki kesempatan berolahraga secara berkelanjutan.
Saat pertama kali mengikuti gerakan Ling Tien Kung, Tohar mengaku menemukan sejumlah hal menarik, terutama berkaitan dengan konsentrasi, koordinasi tubuh, dan keselarasan gerakan mengikuti instruksi instruktur.
Menurutnya, mengikuti gerakan senam tidak sekadar menggerakkan anggota tubuh, tetapi juga membutuhkan fokus dan koordinasi antara pikiran serta respons tubuh. Hal tersebut menjadi pengalaman tersendiri yang dapat memberikan pelajaran tentang pentingnya keselarasan dalam melakukan suatu aktivitas.
Ia juga menilai gerakan Ling Tien Kung memiliki pendekatan yang menyesuaikan dengan anatomi tubuh. Karena itu, olahraga tersebut tidak seharusnya dipandang hanya sebagai aktivitas bagi kalangan lanjut usia, tetapi juga dapat diperkenalkan kepada kelompok usia lainnya dengan memperhatikan kemampuan dan kondisi masing-masing peserta.
“Jangan sampai kita memberikan stigma bahwa Ling Tien Kung ini senamnya orang tua. Ternyata, yang tua, setengah tua, termasuk yang muda juga memerlukan gerakan seperti ini,” ungkapnya.
Tohar berharap Ling Tien Kung Sasana Bumi Taka Sehat dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Ling Tien Kung Sasana Bumi Taka Sehat PPU. Menurutnya, kebersamaan dan partisipasi masyarakat menjadi modal penting untuk memperluas manfaat kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU dan masyarakat yang diisi dengan senam pagi bersama.Karjani
Sumber :(Humas).












