Mediaakurat.org, Nipah-nipah,– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menghadirkan Penajam Fest IV Tahun 2026 sebagai ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni, budaya, kreativitas, dan produk ekonomi kreatif daerah.
Penajam Fest IV secara resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemkab PPU, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, pelaku seni dan budaya, serta pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Tohar mengatakan Penajam Fest tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, festival tersebut harus mampu menggambarkan potensi budaya, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat PPU.
“Kita ingin melalui kegiatan Penajam Festival ini, di antara kita sesama anak bangsa, terutama yang berada di daerah Penajam Paser Utara, mengikatkan diri antara satu dengan yang lain, bahwa kita bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga Penajam Paser Utara. Itu yang paling penting, sehingga nilai persatuan dan kesatuan tetap terjaga kokoh,” kata Tohar.
Ia juga menekankan pentingnya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Penajam Fest dari tahun ke tahun. Evaluasi tersebut diperlukan untuk melihat sejauh mana potensi budaya dan kreativitas masyarakat yang dapat digali, dikembangkan, serta menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemerintah daerah.
“Kita harus berangkat dari data dan informasi. Apalagi ini sudah Penajam Fest yang ke-4, berarti dasar kita adalah time series ke-1, dua dan tiga, serta hari ini yang ke-4, untuk sekiranya nanti ke depan dapat kita lanjutkan menjadi Penajam Fest ke-5,” jelasnya.
Tohar menilai tema kreativitas dalam festival tersebut juga memiliki arti penting karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki, baik melalui seni dan budaya maupun produk UMKM serta bentuk kreativitas lainnya.
Ia berharap pelaksanaan Penajam Fest dapat memberikan gambaran mengenai berbagai potensi yang dimiliki PPU sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan pada tahun-tahun berikutnya.
“Tidak mengharapkan selesainya kegiatan, selesai juga cara pandang kita terhadap tugas pokok kelembagaan kita dalam rangka merencanakan program dan kegiatan kita ke depan,” tegasnya.
Melalui Penajam Fest IV Tahun 2026, Pemkab PPU berharap ruang ekspresi bagi masyarakat, pelaku seni dan budaya, serta pelaku UMKM dapat terus berkembang.
Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, persatuan, dan identitas daerah di tengah keberagaman masyarakat PPU. Kar













