PPU Siapkan Tiga Kawasan Pesisir Tambahan untuk Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Ikuti kami untuk mendapatkan Berita Aktual lainnya

Mediaakurat.org, Penajam,- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), menyiapkan tiga kawasan pesisir tambahan untuk diusulkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada 2027. Minggu, (1/11/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pembangunan infrastruktur perikanan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan si wilayah itu.

Tiga wilayah yang disiapkan tersebut meliputi Desa Babulu Laut, Kelurahan Waru, dan Kelurahan Jenebora. Ketiganya dinilai memiliki potensi perikanan yang dapat dikembangkan melalui dukungan sarana dan prasarana usaha perikanan yang lebih memadai.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan usulan tiga kawasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses nelayan terhadap fasilitas pendukung kegiatan perikanan, mulai dari proses produksi hingga penanganan dan pemasaran hasil tangkapan.

Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kawasan pesisir berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi berbasis perikanan.

“Harapannya, melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, nelayan semakin mudah mengakses fasilitas pendukung usaha perikanan sehingga kegiatan produksi lebih efektif dan hasil tangkapan dapat ditangani dengan baik,” kata Andi Traso Diharto.

Sebelumnya, pada 2026 pemerintah pusat telah membangun Kampung Nelayan Merah Putih di tiga wilayah PPU, yakni Desa Api-Api, Kelurahan Nenang, dan Kelurahan Tanjung Tengah.

Program tersebut dirancang sebagai kawasan perikanan terintegrasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan. Di antaranya dermaga pendaratan ikan, pabrik es, gudang penyimpanan berpendingin (cold storage), serta bengkel perbaikan kapal.

Selain fasilitas utama, kawasan tersebut juga dilengkapi jalan lingkungan, penerangan, dan sarana air bersih untuk menunjang aktivitas masyarakat pesisir.

Andi menjelaskan, keberadaan fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi usaha perikanan. Pabrik es dan cold storage, misalnya, membantu menjaga kesegaran serta kualitas ikan setelah ditangkap sebelum dipasarkan.

Sementara dermaga pendaratan ikan mempermudah aktivitas bongkar muat hasil tangkapan, sedangkan bengkel kapal memberikan kemudahan bagi nelayan dalam melakukan perawatan armada.

Dengan tersedianya fasilitas yang terintegrasi, nelayan diharapkan tidak lagi menghadapi kendala yang sama dalam memenuhi kebutuhan operasional maupun penanganan hasil tangkapan.

Pemerintah daerah berharap perluasan program Kampung Nelayan Merah Putih dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perkembangan sektor perikanan di PPU. Tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha ekonomi masyarakat pesisir.

“Usulan tiga lokasi tambahan ini diharapkan dapat memperluas manfaat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sehingga semakin banyak masyarakat nelayan yang memperoleh dukungan fasilitas untuk mengembangkan usahanya,” pungkasnya.Karjani/hms.